Kisah viral tentang monyet kecil bernama Punch kini telah diabadikan dalam sebuah game monkey Punch gratis. Karakter baby macaque Punch, yang dikenal karena perjuangannya di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang, kini menjadi bintang utama dalam permainan video berjudul Zoo Fighter. Game PC sederhana ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menyampaikan pesan mendalam tentang hubungan antara internet, video game, dan platform media sosial seperti TikTok, serta pentingnya dukungan untuk semua hewan.
Mungkin sulit membayangkan ada yang belum mengenal kisah Punch. Baby macaque ini menjadi viral di dunia maya setelah kisahnya tentang penolakan ibu, perlakuan buruk dari monyet lain, dan pencarian keselamatan pada boneka orangutan IKEA tersebar luas. Video-video yang memperlihatkan Punch diserang, diseret, dan sering kali berlindung di balik boneka oranye tersebut menimbulkan keprihatinan banyak pihak terhadap nasibnya.
Meskipun demikian, video-video terbaru menunjukkan bahwa kehidupan Punch berangsur membaik, karena ia perlahan mulai diterima dan memiliki teman. Kisah Punch yang mengharukan ini kini telah dikembangkan menjadi Zoo Fighter game, sebuah permainan video yang dibuat oleh Richie Branson, mantan pengembang Fortnite. Zoo Fighter adalah game berbasis web yang dapat dimainkan secara gratis, di mana pemain mengambil kendali atas monyet muda Punch dan menghadapi para pembully-nya, yaitu monyet-monyet lain di habitatnya.

Zoo Fighter: Kisah Punch dengan Pesan Penting Perlindungan Hewan
Seperti yang pertama kali dilaporkan oleh Dexerto, Zoo Fighter game memungkinkan pemain untuk menjadi Punch, lengkap dengan boneka orangutan kesayangannya. Sambil berpegangan pada boneka tersebut, pemain harus mengklik dan melawan monyet-monyet yang agresif, menirukan perlakuan yang ia alami di Kebun Binatang Ichikawa. Pemain akan memenangkan permainan setelah mengalahkan 100 monyet, memungkinkan Punch untuk mencapai sebuah suaka hewan.
Permainan ini juga dilengkapi dengan pesan penting bagi siapa pun yang mengklik opsi “Pelajari Lebih Lanjut,” yang merupakan pernyataan tentang manfaat suaka hewan (animal sanctuaries). Pesan tersebut menjelaskan bahwa suaka hewan sering kali lebih baik untuk primata daripada kebun binatang, karena mereka mengutamakan kesejahteraan hewan, bukan hanya sebagai tontonan publik. Suaka hewan menawarkan ruang yang lebih luas dan lebih alami, serta menyelamatkan hewan dari penelantaran atau penangkaran, alih-alih membiakkan mereka.

Pesan tersebut juga melanjutkan bahwa suaka hewan berfokus pada “perawatan seumur hidup dan interaksi manusia yang lebih sedikit,” menjadikan game monkey Punch ini memiliki pesan yang kuat. Perlakuan seperti itu menghasilkan tempat yang tidak terlalu membuat stres bagi primata untuk hidup, yang bisa menjelaskan perlakuan yang dialami Punch di habitat aslinya. Meskipun demikian, masih harus dilihat bagaimana nasib Punch di kebun binatang, tetapi ia jelas sudah menjadi salah satu monyet paling ikonik di dunia game, di antara banyak pujian lain yang diberikan oleh para penggemar.
Di sisi lain, para ahli telah menyatakan bahwa perilaku yang dialami oleh baby macaque Punch, meskipun memilukan, adalah perilaku yang normal dan perlu bagi monyet makaka. Karena Punch dibesarkan oleh manusia dan diperkenalkan ke dalam kelompok sosial yang ketat dan hierarkis, perlakuan semacam itu bertujuan untuk membangun peringkat sosial dan tidak secara inheren jahat atau berniat buruk.

Pesan dalam permainan Zoo Fighter game juga menautkan ke pencarian suaka hewan, mengajak para pemain untuk memberikan donasi dan mendukung salah satu yang terdekat. Inisiatif ini menekankan dampak positif yang dapat dihasilkan oleh video game dalam meningkatkan kesadaran terhadap isu-isu penting seperti kesejahteraan hewan dan peran vital suaka hewan dalam melindungi primata.