Dunia anime My Hero Academia dikenal dengan konsep quirks atau meta-kemampuan unik yang dimiliki setiap individu. Ini telah membentuk kembali masyarakat manusia, mengubah hal yang dulunya luar biasa menjadi umum. Meskipun quirks hadir dalam berbagai bentuk, karakter dengan meta-kemampuan kuat cenderung menerima lebih banyak pengakuan dalam seri ini.
Namun, di balik kekuatan yang mencolok, ada banyak My Hero Academia quirks yang pada awalnya tampak lemah, tetapi menyimpan potensi luar biasa jika terbangkitkan. Artikel ini akan membahas enam quirks lemah MHA yang berpotensi menjadi quirk MHA terkuat apabila potensinya dimaksimalkan, seperti yang dilansir dari Game Rant.

Pop Off (Minoru Mineta)

Minoru Mineta adalah salah satu siswa Kelas 1-A yang tak terlupakan, tidak hanya karena kepribadiannya yang pemalu dan mesum, tetapi juga karena quirk Pop Off miliknya. Dikenal banyak orang sebagai “grape-head”, Mineta dapat memetik bola lengket dari kepalanya yang menempel hampir pada semua permukaan, kecuali dirinya sendiri.
Mineta sering menggunakan quirk-nya untuk melumpuhkan musuh atau melindungi diri saat berada dalam situasi sulit. Meskipun sulit menganggap quirk Mineta serius, potensi Pop Off yang belum termanfaatkan sangat mudah terlihat.
Jika diperlakukan dengan serius seperti My Hero Academia quirks lainnya, Mineta bisa sangat berguna dalam pertarungan tim yang membutuhkan kontrol kerumunan total. Dia juga dapat mengubah medan perang dengan bola-bola lengketnya, atau bahkan membatasi quirk musuh, dengan penempatan dan waktu yang akurat. Jika stamina dan daya tahannya lebih berkembang, dia bisa menggunakan quirk-nya dalam waktu lama tanpa melukai diri sendiri.
Object Attraction (Inko Midoriya)

My Hero Academia belum banyak mengeksplorasi quirk Object Attraction milik Inko Midoriya yang tak bernama, yang bekerja seperti kemampuan telekinetik lemah. Yang diketahui adalah dia bisa menarik objek kecil di dekatnya seolah-olah tertarik secara magnetis ke tangannya. Serial ini gagal memberikan detail lebih lanjut tentang batasan quirk tersebut.
Namun, jika Inko diberi kesempatan untuk melatih quirk-nya dengan benar, dia bisa mengubah kekuatan yang tampak lucu ini menjadi kemampuan berbahaya. Mengingat Eleven dari Stranger Things, mudah membayangkan betapa kuatnya dia bisa menjadi.
Inko bisa menghancurkan lawan, menahan mereka, atau bahkan menargetkan bagian tubuh mereka dan membunuh mereka secara instan dengan quirk-nya. Ini menunjukkan bahwa quirks lemah MHA pun memiliki potensi mematikan.
Electrification (Denki Kaminari)

Jarang sekali karakter anime dengan kemampuan bertema listrik tampil lemah, namun My Hero Academia memiliki Denki Kaminari. Dia diharapkan berkembang menjadi pahlawan yang sangat cakap, tetapi quirk-nya terus menghambatnya. Banyak penggemar masih menganggap Denki sebagai karakter pelipur lara, meskipun potensi quirk Electrification-nya sangat besar.
Dengan Electrification, Denki dapat melepaskan listrik dari tubuhnya untuk menyerang dan melumpuhkan musuh. Kelemahan terbesar quirk-nya adalah ketidakmampuannya untuk mengendalikan listrik, membuatnya rentan dan tidak berguna setelah menghabiskan kekuatannya.
Jika Denki bisa mengendalikan listriknya, Electrification bisa menjadi quirk MHA terkuat. Bayangkan Denki dengan listrik tak terbatas; dia pasti akan menyaingi Thor, menunjukkan bagaimana My Hero Academia quirks dapat berevolusi.
Warp Gate (Kurogiri)

Kurogiri telah menyebabkan banyak masalah bagi para pahlawan dengan quirk Warp Gate-nya, yang memungkinkan dia untuk memindahkan apa pun yang diinginkannya. Dari anggota Liga Penjahat hingga Shigaraki Tomura sendiri, quirk Kurogiri adalah aset penting bagi para penjahat.
Kemampuan ini adalah pengubah permainan, karena dapat dengan mudah mengubah hasil pertempuran dengan secara instan merelokasi sekutu dan memberi mereka celah untuk menyerang. Namun, Kurogiri sebagian besar menggunakan quirk Warp Gate-nya untuk membantu sekutunya sepanjang MHA.
Secara teori, dia bisa membuka portal di ruang angkasa atau bahkan ke dimensi lain untuk menjebak lawan-lawannya. Dia juga bisa menggunakan serangan musuh terhadap mereka sendiri dengan menempatkan warp gate secara strategis, membuatnya hampir tak terkalahkan. Potensi ini mengubahnya dari quirks lemah MHA menjadi sangat berbahaya.
Anivoice (Koji Koda)

Koji Koda memiliki salah satu quirks paling menakutkan di MHA jika Anivoice terbangkitkan. Quirk-nya memungkinkan dia untuk memerintah semua jenis hewan, dari burung dan serangga hingga makhluk laut, jika mereka berada dalam jangkauan pengaruhnya. Serial ini, bagaimanapun, membatasi penggunaan quirk Koji dengan membatasi perannya sebagai pendukung.
Dengan pelatihan, eksposur, dan pengembangan yang tepat, Koji bisa menjadi pahlawan yang tak terhentikan. Mengumpulkan pasukan serangga seperti Shino Aburame dari Naruto akan mudah baginya, memungkinkannya untuk melakukan serangan terkoordinasi untuk mengalahkan lawan.
Dia juga bisa memerintahkan hewan lain untuk mengintai medan perang, menciptakan gangguan, atau bahkan mengorganisir penyerbuan. Dengan penguasaan quirk Anivoice-nya, kemungkinannya tak terbatas, menjadikan ini salah satu quirks lemah MHA yang paling berpotensi.
Invisibility (Toru Hagakure)

Tidak terlihat oleh mata telanjang adalah kekuatan terbesar Toru Hagakure. Dia sempurna untuk misi pahlawan yang membutuhkan penyamaran, pengintaian, atau serangan mendadak, karena quirk Invisibility-nya memungkinkan dia bergerak tanpa terdeteksi. Dia bisa dengan mudah menyabotase posisi musuh, menjadikannya pahlawan mata-mata terbaik di MHA.
Namun, seperti yang diketahui penggemar, quirk Hagakure lebih dari sekadar invisibility. Dia juga bisa membiaskan cahaya dan menggunakannya untuk keuntungannya. Jika dia diberi kesempatan untuk berlatih lebih lanjut, dia mungkin bisa memanipulasi cahaya sepenuhnya.
Kita mungkin melihatnya menciptakan ilusi realistis, membentuk senjata berbasis cahaya, atau bahkan membengkokkan sekelilingnya untuk menghilang sepenuhnya. Lebih dari segalanya, Toru mungkin telah mendapatkan kemampuan untuk mengaktifkan dan menonaktifkan quirk-nya sesuka hati, alih-alih mengalami glitch dari waktu ke waktu, mengubahnya dari quirks lemah MHA menjadi ancaman yang signifikan.
Karakter-karakter ini membuktikan bahwa bahkan My Hero Academia quirks yang paling dasar pun memiliki potensi besar untuk menjadi quirk MHA terkuat jika dilatih dan dikembangkan dengan benar. Potensi yang belum tergali dalam quirks lemah MHA ini menambahkan kedalaman dan kemungkinan tak terbatas pada dunia pahlawan.